Pertanyaan yang sulit dijawab, apa maumu ?
Kalau ditanya apa maumu pasti ingin ini itu....banyak sekali.....
*Terdengar seperti lagu doraemon tapi ternyata ini itu, banyak sekali adalah kenyataannya, apapun mereka yang sedang melakukan sesuatu pasti memilih jawaban ini itu banyak sekali,.... hmmm saya jadi berpikir apa yang saya mau ya ? Ini itu banyak sekali..... (ha ha ha ahh dasar!)
Belum bisa menentukan tujuan keinginan, galau ah malem2
Tampilkan postingan dengan label masa depan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masa depan. Tampilkan semua postingan
2 Agustus 2011
29 Januari 2011
Disebuah perjalanan itu....
Humf... Pagi ini terasa sangat dingin menusuk tulangku.... Maklumlah sekarang aku tinggal disebuah perdesaan disekitar gunung dan hutan lindung. Pengalaman baruku, dan udara disini memang sangat dingin disini, hampir 16 degree setiap hari, hmmm.... kabutpun datang tiap hari, apalagi hujan dan gerimis, mereka tak kalah seringnya menjenggukku,... Humf... sekali lagi ku menghela napas, tanda lelah menghampiri.... Ahh....terlalu cemen jika menyerah sekarang, hayo din lihat lagi apa yang bisa kamu perbuat untuk perusahaan dan timmu disini, itu sedikit menjadi spirit dan tenaga extra setiap lelah menghampiri.
Menjadi 'kuli' disebuah proyek tidaklah mudah, banyak hal yang harus dipahami, terutama tentang bagaimana mengatur sistem dan metode kerjanya. Sebuah tanggungjawab yang harus dikerjakan, hehe,,,, apasih.com, Yang susah disini mengatur orang lain, itu PR besar, dan akupun belum mahir disini, walaupun di'paksakan' ya..ya..ya.. melihat umurku yang masih belia (ahahaha iya tho ;p) persoalan mengatur orang lain gampang-gampang susah (jadi yang mana : gampang atau susah?? ;p) belum juga mengatur diri sendiri ini (ahahaha kapok! ;p). Ok ini PR yang harus diselesaikan, kamu dan kamu, ya cuma kamu! (jadi kayak lagu) uhuhuhu....
Satu lagi (dari roma ;p) yang penting "Right man in the right place" jangan naruh sembarangan orang, itu kunci dari semuanya, kadang sulit juga memperkerjakan orang yang tepat, apalagi yang sangat tepat! Itu susahnya kayak mencari jarum didalam jerami (alamak, ;p).
Lalu seperti dijudul tulisan blog ini : Disebuah perjalanan ini.... ada banyak rintangan, tantangan, dan problema namun ada sukanya juga hehehe be a happy girl in the world and always smile keep cheers and i know you can hahaha kayaknya dulu ada sahabat yang meng-sms-ku begini deh ;p
Ok deh blogger, ntar disambung lagi.... (Geje Post is End ;p)
Menjadi 'kuli' disebuah proyek tidaklah mudah, banyak hal yang harus dipahami, terutama tentang bagaimana mengatur sistem dan metode kerjanya. Sebuah tanggungjawab yang harus dikerjakan, hehe,,,, apasih.com, Yang susah disini mengatur orang lain, itu PR besar, dan akupun belum mahir disini, walaupun di'paksakan' ya..ya..ya.. melihat umurku yang masih belia (ahahaha iya tho ;p) persoalan mengatur orang lain gampang-gampang susah (jadi yang mana : gampang atau susah?? ;p) belum juga mengatur diri sendiri ini (ahahaha kapok! ;p). Ok ini PR yang harus diselesaikan, kamu dan kamu, ya cuma kamu! (jadi kayak lagu) uhuhuhu....
Satu lagi (dari roma ;p) yang penting "Right man in the right place" jangan naruh sembarangan orang, itu kunci dari semuanya, kadang sulit juga memperkerjakan orang yang tepat, apalagi yang sangat tepat! Itu susahnya kayak mencari jarum didalam jerami (alamak, ;p).
Lalu seperti dijudul tulisan blog ini : Disebuah perjalanan ini.... ada banyak rintangan, tantangan, dan problema namun ada sukanya juga hehehe be a happy girl in the world and always smile keep cheers and i know you can hahaha kayaknya dulu ada sahabat yang meng-sms-ku begini deh ;p
Ok deh blogger, ntar disambung lagi.... (Geje Post is End ;p)
6 Mei 2010
Soft Skill yang sangat PERLU
Mengingat sekitar 5,5 tahun yang lalu, saat lulus SMA terus terang saya tidak tahu harus kuliah apa, tapi yang pasti harus di ITS hahaha... Geje ya?! Sangat benar, saya hanya ingin lulus S-1 dari kampus ITS. Entah kenapa, menurut saya saat itu adalah lulusan ITS cepet dapet kerja dan gajinya yang lebih besar karena memang lulusan Teknik. Tetep ya, gaji jadi pertimbangan lalu ternyata kenyataan tidaklah seperti itu, saat saya telah diterima dikampus ITS dan menjadi mahasiswa di Teknik Sipil, banyak senior malah curhat kalo sekarang ini lulusan teknik susah dapet kerja sesuai bidangnya dan lebih tragis lagi setelah ngobrol dengan dosen wali saya, beliau bertanya kenapa milih kuliah di Sipil >> Jawaban saya sama persis seperti tulisan diatas, kutambahin dengan "saya suka menggambar teknik" hahaha geje abiss...
Kontan saja sang dosen wali senyum simpul, lalu berujar bahwa sekarang ini teknik sipil kurang begitu diminati karena kurang pamornya didunia kerja berbeda dengan jurusan informatika atau industri karena sektor pembangunan sudahlah tidak sesemarak tahun 90 an, banyak pembangunan jalan ekspansi pembangunan fasilitas publik dan banyak gedung-gedung perkantoran baru disetiap kota maka banyak membutuhkan engineer civil dibidang konstruksi maupun perencanaan.
Mendengar penjelasan sang dosen wali, sayapun berpikir keras apakah harus pindah jurusan supaya dapet kerja cepat?? >> Bego amat sih...
Kenapa tidak berpikir menambah kemampuan soft skill lalu berwirausaha, hehehe terpikir juga jadi wirausahawan. Menambah kemampuan non-teknis misalnya, tapi saat itu masih bingung gimana caranya menambah kemampuan non-teknis itu....
Kemudian saya berpikir ingin menjadi wirausaha diluar negeri, gimana caranya memenuhi kebutuhan barang diluar negeri dengan mengekspor produk dari indo. Semacam go international gitulah... Saya lupa bahwa kemampuan bahasa inggris saya pas-pasan :D >> Masih bego aja sih...
Untuk menambah kemampuan bahasa saya ikutin kursus bahasa, yang sesuai isi kantong mahasiswa aja deh :D >> Duit pas-pasan...
Ternyata bakat berbahasa saya memang kurang begitu bagus, saya lebih memilih menghitung dan serius mengerjakan Tugas Akhir sebagai syarat kelulusan S-1 saya, daripada belajar bahasa... Jadi kemampuan soft skill saya terutama bidang bahasa asing memang harus diasah abiss :D
Keberanian berwirausaha, soft skill yang satu ini juga dibutuhkan jika ingin memulai berwirausaha. Ternyata saya masih :malu:malu: untuk memulai berjualan misalnya, walaupun sudah pernah saya lakukan.
Kalo usahanya itu-itu saja kurang diminatin dong, nah harus mampu kreatif. >> Untuk yang satu ini saya kurang setuju, kreatif boleh tapi harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan tidak mutlak. Yang penting bagaimana respon orang-orang sekitar untuk usaha kita itu, jika ingin usaha yang konvensional alias sudah banyak pasarnya, knapa tidak ??? mulailah saja berwirausaha, jangan terpaku aturan-aturan bussiness rule tersebut.
Tuhan tidak akan menutup rejeki umatnya jika memang dimulai untuk yang lebih baik.
Lalu kenapa tidak saya mulai berwirausaha sekarang juga?? Saya sudah memulainya, kenapa tidak :D >> Udah lumayan ga bego-bego amat hihihi....
Semoga ada yang terbantu dan ingin berwirausaha setelah membaca pengalaman saya :halah:
Hehehe, satu post lagi :D
Kontan saja sang dosen wali senyum simpul, lalu berujar bahwa sekarang ini teknik sipil kurang begitu diminati karena kurang pamornya didunia kerja berbeda dengan jurusan informatika atau industri karena sektor pembangunan sudahlah tidak sesemarak tahun 90 an, banyak pembangunan jalan ekspansi pembangunan fasilitas publik dan banyak gedung-gedung perkantoran baru disetiap kota maka banyak membutuhkan engineer civil dibidang konstruksi maupun perencanaan.
Mendengar penjelasan sang dosen wali, sayapun berpikir keras apakah harus pindah jurusan supaya dapet kerja cepat?? >> Bego amat sih...
Kenapa tidak berpikir menambah kemampuan soft skill lalu berwirausaha, hehehe terpikir juga jadi wirausahawan. Menambah kemampuan non-teknis misalnya, tapi saat itu masih bingung gimana caranya menambah kemampuan non-teknis itu....
Kemudian saya berpikir ingin menjadi wirausaha diluar negeri, gimana caranya memenuhi kebutuhan barang diluar negeri dengan mengekspor produk dari indo. Semacam go international gitulah... Saya lupa bahwa kemampuan bahasa inggris saya pas-pasan :D >> Masih bego aja sih...
Untuk menambah kemampuan bahasa saya ikutin kursus bahasa, yang sesuai isi kantong mahasiswa aja deh :D >> Duit pas-pasan...
Ternyata bakat berbahasa saya memang kurang begitu bagus, saya lebih memilih menghitung dan serius mengerjakan Tugas Akhir sebagai syarat kelulusan S-1 saya, daripada belajar bahasa... Jadi kemampuan soft skill saya terutama bidang bahasa asing memang harus diasah abiss :D
Keberanian berwirausaha, soft skill yang satu ini juga dibutuhkan jika ingin memulai berwirausaha. Ternyata saya masih :malu:malu: untuk memulai berjualan misalnya, walaupun sudah pernah saya lakukan.
Kalo usahanya itu-itu saja kurang diminatin dong, nah harus mampu kreatif. >> Untuk yang satu ini saya kurang setuju, kreatif boleh tapi harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan tidak mutlak. Yang penting bagaimana respon orang-orang sekitar untuk usaha kita itu, jika ingin usaha yang konvensional alias sudah banyak pasarnya, knapa tidak ??? mulailah saja berwirausaha, jangan terpaku aturan-aturan bussiness rule tersebut.
Tuhan tidak akan menutup rejeki umatnya jika memang dimulai untuk yang lebih baik.
Lalu kenapa tidak saya mulai berwirausaha sekarang juga?? Saya sudah memulainya, kenapa tidak :D >> Udah lumayan ga bego-bego amat hihihi....
Semoga ada yang terbantu dan ingin berwirausaha setelah membaca pengalaman saya :halah:
Hehehe, satu post lagi :D
Langganan:
Postingan (Atom)